


Pemerintah Vietnam bersiap meluncurkan exchange kripto teregulasi pertama di negara tersebut pada kuartal kedua 2026 melalui program percontohan selama lima tahun. Melansir laporan Nikkei, langkah strategis ini bertujuan untuk mengalihkan aktivitas perdagangan ke dalam negeri dan memberikan kerangka hukum yang jelas bagi market yang selama ini beroperasi tanpa regulasi resmi namun memiliki basis pengguna yang sangat besar.
Salah satu pemain utama yang bersiap mengisi slot ini adalah CAEX, exchange yang didukung oleh raksasa modal ventura OKX Ventures dan HashKey Capital. CAEX dilaporkan tengah menggalang dana sebesar 10 triliun Dong Vietnam atau sekitar $380 juta guna memenuhi persyaratan modal minimum yang ditetapkan oleh otoritas setempat. Dukungan dari investor global ini menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap potensi pasar Vietnam yang mulai terbuka bagi institusi.
Langkah regulasi ini diambil mengingat Vietnam saat ini menempati peringkat ke-4 secara global dalam hal adopsi kripto, dengan volume transaksi tahunan mencapai $230 miliar. Dengan adanya exchange resmi, pemerintah Vietnam berharap dapat memantau aliran dana dengan lebih baik, melindungi investor ritel, dan memperkuat posisi mereka sebagai pusat inovasi teknologi finansial di kawasan Asia Tenggara.