


Mark Cuban mengonfirmasi telah menjual sebagian besar kepemilikan Bitcoin miliknya. Berbicara dalam sebuah acara podcast bertajuk Portfolio Players pada Rabu (20/5), Cuban menyatakan langkah ini diambil setelah dirinya kehilangan kepercayaan terhadap narasi BTC sebagai aset safe-haven dan instrumen lindung nilai di tengah ketegangan geopolitik global serta pelemahan mata uang fiat.
​Kekecewaan Cuban memuncak ketika BTC gagal menunjukkan performa yang stabil saat pecahnya konflik di Iran. Ia sebelumnya berekspektasi tinggi bahwa Bitcoin tersebut mampu menjadi alternatif yang lebih superior ketimbang emas dalam merespons krisis global. Namun, saat tensi perang memanas, harga BTC justru tertekan dan tidak mampu memberikan proteksi kekayaan yang ia harapkan.
​Sebagai komparasi, harga BTC sempat tersungkur ke area $65.000 pada awal pecahnya perang Iran ketika emas justru bergerak naik. Kini, setelah situasi geopolitik di Timur Tengah mulai mereda, posisi BTC terpantau kembali merangkak naik dan berada di kisaran $78.000. Kendati market perlahan pulih, Cuban menegaskan performa volatilitas tersebut tetap mengecewakan dan membuatnya memilih melepas mayoritas Bitcoin miliknya.