asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.701+0.001 ( +0.14% )
tether usd iconbedrock iconBRUSDT0.53514+0.22464 ( +72.35% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,956.8+1627.02 ( +2.1% )
tether usd iconcivic iconCVCUSDT0.03226-0.00315 ( -8.9% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,530.53+25.45 ( +1.02% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT81.118+2.64 ( +3.36% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.4172-0.562 ( -57.39% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT103.04+2.04 ( +2.02% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4321+0.0764 ( +5.64% )
Powered by
powered by triv
News

Disebut Trump Ajukan Negosiasi Damai, Media Pemerintah Iran Bantah Keras

User
September 15, 2026 | 00:13 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
September 15, 2026 | 00:13 WIB
Disebut Trump Ajukan Negosiasi Damai, Media Pemerintah Iran Bantah Keras

​Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim lewat akun Truth Social miliknya pada Senin (14/9) pukul 22.32 WIB bahwa Iran sangat ingin segera mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang. Trump menyatakan pihak AS terbuka terhadap konsep perundingan tersebut, sembari menambahkan bahwa dirinyalah yang nantinya menentukan apakah negosiasi bilateral akan dieksekusi atau tidak.

​Namun, hanya berselang 40 menit setelah unggahan tersebut, tepatnya pada pukul 23.12 WIB, kantor berita Tasnim mewakili Iran langsung membantah keras klaim Gedung Putih. Pihak Iran menegaskan telah berulang kali menyatakan tidak mencari negosiasi maupun kesepakatan apa pun dengan AS, serta menuding Trump membuat pernyataan palsu. Seorang pejabat senior Iran secara terpisah bahkan menyebut Trump-lah yang sebenarnya putus asa mengejar kesepakatan demi memengaruhi sentimen pasar global.

​Klaim sepihak dan bantahan cepat ini langsung memicu reaksi di pasar komoditas, di mana harga minyak mentah AS melesat mendekati level $103 per barel. Menanggapi gejolak harga energi dan potensi lonjakan inflasi domestik, Trump berkilah lewat unggahan lanjutan pada pukul 23.31 WIB bahwa kenaikan harga merupakan warisan rezim Joe Biden, sembari menjanjikan harga minyak akan jatuh drastis begitu konflik militer dengan Iran usai. 

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan