asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT62,944.0+176.38 ( +0.28% )
EPICUSDT0.328-0.2 ( -37.88% )
ETHUSDT1,770.54+6.81 ( +0.39% )
HMSTRUSDT0.0002995+0.0000011 ( +0.37% )
HYPEUSDT71.127+2.55 ( +3.72% )
NAKAUSDT0.04101+0.01665 ( +68.35% )
NFPUSDT0.0061-0.00173 ( -22.1% )
SOLUSDT80.43-0.06 ( -0.08% )
VANRYUSDT0.005267+0.000352 ( +7.16% )
Powered by
News

Dolar AS Dibuka Menguat, Mata Uang Asia Kompak Melemah

User
July 6, 2026 | 13:04 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
July 6, 2026 | 13:04 WIB
Dolar AS Dibuka Menguat, Mata Uang Asia Kompak Melemah

Mata uang Asia kompak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (6/7). Penguatan indeks dolar AS membuat hampir seluruh mata uang utama di kawasan berada di zona merah.

Berdasarkan data Refinitiv hingga pukul 09.20 WIB, seluruh dari 10 mata uang Asia yang dipantau mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Rupiah melemah 0,25% ke level Rp17.990 per US$, membuat mata uang Garuda kembali mendekati level psikologis Rp18.000 per US$.
Tekanan terbesar dialami won Korea Selatan yang turun 0,33% ke KRW1.534 per US$. Selanjutnya, dolar Taiwan melemah 0,29% ke TWD32,019 per US$, sementara yen Jepang terkoreksi 0,27% ke JPY161,79 per US$.

Di kawasan Asia Tenggara, peso Filipina melemah 0,22% ke PHP61,513 per US$, disusul baht Thailand yang turun 0,18% ke THB33,19 per US$. Ringgit Malaysia juga terkoreksi 0,12% ke MYR4,072 per US$.
Sementara itu, yuan China melemah 0,10% ke CNY6,786 per US$, dolar Singapura turun 0,06% ke SGD1,292 per US$, dan dong Vietnam terkoreksi tipis 0,03% terhadap dolar AS.

Penguatan dolar AS dipicu meningkatnya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar di tengah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat serta ketidakpastian ekonomi global. Kondisi tersebut mendorong tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk di kawasan Asia.

Copiedbagikan