


​Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (House of Representatives) akhirnya menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran melalui pemungutan suara pada Selasa (3/2). Keputusan ini menandai berakhirnya partial shutdown yang sempat melumpuhkan aktivitas federal selama empat hari terakhir.
​Dalam sesi pemungutan suara yang berlangsung tegang, Ketua DPR Mike Johnson berhasil mengamankan dukungan mayoritas tipis dengan hasil 217 banding 214. Paket anggaran ini mencakup pendanaan penuh hingga September untuk pos-pos vital seperti Pentagon dan Kementerian Luar Negeri. RUU tersebut kini langsung diteruskan ke meja Presiden Donald Trump, yang telah menyatakan komitmennya untuk segera menandatangani dokumen tersebut agar roda pemerintahan kembali berputar normal.
​Meskipun krisis jangka pendek teratasi, tantangan berikutnya sudah menanti. Kesepakatan ini hanya memberikan pendanaan sementara bagi Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) hingga 13 Februari 2026. Hal ini memaksa Kongres untuk kembali bernegosiasi maraton dalam 10 hari ke depan guna menyelesaikan perdebatan sengit terkait reformasi kebijakan imigrasi dan perbatasan.