


​Risiko shutdown layanan pemerintah Amerika Serikat kian nyata. Platform pasar prediksi Polymarket mencatat probabilitas terjadinya shutdown melonjak hingga 78% pada perdagangan Senin (26/1). Sentimen pasar memburuk drastis karena Kongres kini hanya memiliki waktu kurang dari sepekan sebelum tenggat waktu krusial tercapai.
​Tenggat waktu yang dimaksud adalah 30 Januari 2026, tanggal di mana undang-undang pendanaan operasional pemerintah saat ini akan resmi kedaluwarsa. Jika Kongres gagal mengesahkan RUU anggaran baru sebelum tanggal tersebut, pemerintah federal tidak lagi memiliki landasan hukum untuk mengeluarkan uang, yang otomatis memicu penghentian layanan publik secara total.
​Kebuntuan negosiasi dipicu oleh pernyataan Pemimpin Mayoritas Senat, Chuck Schumer, yang mengonfirmasi bahwa Demokrat akan menolak tuntutan Republik soal perluasan wewenang badan imigrasi (ICE). Ketidakpastian makroekonomi ini turut menekan aset berisiko, tercermin dari harga Bitcoin yang terkoreksi ke level 88.000-an dolar AS pada Januari ini dan masih kesulitan untuk menembus kembali resistensi psikologis 100.000 dolar AS.