asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT71,623.1+2677.83 ( +3.88% )
DUSDT0.01219-0.00044 ( -3.48% )
ETHUSDT2,248.98+130.4 ( +6.16% )
NOMUSDT0.00645+0.0008 ( +14.16% )
REDUSDT0.1977-0.0019 ( -0.95% )
SOLUSDT84.65+4.67 ( +5.84% )
SOLVUSDT0.0052+0.00125 ( +31.65% )
STOUSDT0.1325-0.0062 ( -4.47% )
TRXUSDT0.3166+0.0013 ( +0.41% )
Powered by
News

Efficient Finance vs Alternative Finance, Siklus Kripto Berikutnya akan Terbagi 2 Kubu

User
April 6, 2026 | 08:49 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
April 6, 2026 | 08:49 WIB
Efficient Finance vs Alternative Finance, Siklus Kripto Berikutnya Akan Terbagi 2 Kubu

CEO Helius, Mert, mengungkapkan bahwa market kripto saat ini terbagi menjadi dua kategori utama: Efficient Finance yang fokus pada digitalisasi sistem tradisional dan Alternative Finance yang menciptakan sistem ekonomi baru. Dominasi Efficient Finance seperti ETF dan tokenisasi aset dinilai membuat industri semakin formal dan patuh regulasi, sehingga mulai kehilangan kultur “resistance” yang selama ini menjadi daya tarik utamanya.

​Mert menilai transisi ini menandai berakhirnya era spekulasi murni seperti ICO atau NFT, di mana perhatian builder kini juga terbagi ke sektor AI. Hal ini menyebabkan market terasa lebih kaku karena instrumen finansial yang ada lebih mengutamakan struktur formal dibandingkan inovasi radikal. Faktor eksternal seperti pengawasan AI juga dianggap menyerap kreativitas yang sebelumnya berfokus penuh pada eksperimen blockchain.

​Meski demikian, para developer diprediksi akan bangkit melalui isu privasi sebagai katalis utama di masa depan. Dengan platform smart contract yang semakin skalabel, para builder diharapkan kembali fokus pada Alternative Finance untuk membangun infrastruktur ekonomi yang lebih bebas. Fokus ini bertujuan menciptakan sistem finansial yang independen dan tidak terbelenggu oleh batasan institusi keuangan tradisional.

Copiedbagikan