asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT71,602.3+1769.56 ( +2.53% )
DEGOUSDT0.884-0.14 ( -13.67% )
ETHUSDT2,098.84+58.32 ( +2.86% )
HYPEUSDT37.74+0.86 ( +2.33% )
PAXGUSDT5,083.2-99.83 ( -1.93% )
PIXELUSDT0.01584+0.00592 ( +59.68% )
SLVONUSDT74.66-2.66 ( -3.44% )
SOLUSDT88.66+2.84 ( +3.31% )
TRXUSDT0.2892-0.0006 ( -0.21% )
Powered by
News

Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

User
February 6, 2026 | 06:07 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 6, 2026 | 06:07 WIB
Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

Gelombang market crash kali ini menyeret harga ETH merosot tajam hingga menembus ke bawah level harga $2.000. Berdasarkan data market terkini, ETH diperdagangkan di kisaran $1.869, mencatatkan penurunan harian lebih dari 12%. Koreksi tajam ini memberikan pukulan telak bagi pemegang aset besar, termasuk BitMine yang kini harus menanggung beban floating loss yang sangat masif.

​Portofolio investasi perusahaan yang dipimpin oleh Tom Lee tersebut kini mencatatkan floating loss lebih dari $8 miliar atau setara Rp134,4 triliun. Angka fantastis ini terjadi karena nilai market dari 4,29 juta ETH yang mereka miliki kini jauh di bawah harga rata-rata pembeliannya. Sebagai konteks, BitMine telah menggelontorkan dana sebesar $16,4 miliar sejak tahun lalu untuk menguasai 3,5% dari total pasokan Ethereum dunia, namun strategi agresif tersebut kini harus berhadapan dengan realitas market yang brutal.

Copiedbagikan