asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.4474+0.2568 ( +134.73% )
BABYUSDT0.01513-0.00378 ( -19.99% )
BTCUSDT60,778.0-191.44 ( -0.31% )
ETHUSDT1,559.65-32.24 ( -2.03% )
HEIUSDT0.1535+0.0613 ( +66.49% )
HOMEUSDT0.05152+0.00467 ( +9.97% )
HYPEUSDT58.585-0.54 ( -0.91% )
PONDUSDT0.00188-0.00025 ( -11.74% )
SOLUSDT61.92-3.06 ( -4.71% )
Powered by
News

Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

User
February 6, 2026 | 06:07 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 6, 2026 | 06:07 WIB
Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

Gelombang market crash kali ini menyeret harga ETH merosot tajam hingga menembus ke bawah level harga $2.000. Berdasarkan data market terkini, ETH diperdagangkan di kisaran $1.869, mencatatkan penurunan harian lebih dari 12%. Koreksi tajam ini memberikan pukulan telak bagi pemegang aset besar, termasuk BitMine yang kini harus menanggung beban floating loss yang sangat masif.

​Portofolio investasi perusahaan yang dipimpin oleh Tom Lee tersebut kini mencatatkan floating loss lebih dari $8 miliar atau setara Rp134,4 triliun. Angka fantastis ini terjadi karena nilai market dari 4,29 juta ETH yang mereka miliki kini jauh di bawah harga rata-rata pembeliannya. Sebagai konteks, BitMine telah menggelontorkan dana sebesar $16,4 miliar sejak tahun lalu untuk menguasai 3,5% dari total pasokan Ethereum dunia, namun strategi agresif tersebut kini harus berhadapan dengan realitas market yang brutal.

Copiedbagikan