asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.3753-0.1385 ( -26.96% )
BANKUSDT0.33859+0.03459 ( +11.38% )
BTCUSDT64,394.6+231.63 ( +0.36% )
DEXEUSDT4.889+1.475 ( +43.2% )
ETHUSDT1,874.73+14.93 ( +0.8% )
EULUSDT1.687+0.627 ( +59.15% )
HYPEUSDT58.181+1.28 ( +2.25% )
PIRATEUSDT0.001684-0.000476 ( -22.04% )
SOLUSDT74.44+0.6 ( +0.81% )
Powered by
News

Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

User
February 6, 2026 | 06:07 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 6, 2026 | 06:07 WIB
Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

Gelombang market crash kali ini menyeret harga ETH merosot tajam hingga menembus ke bawah level harga $2.000. Berdasarkan data market terkini, ETH diperdagangkan di kisaran $1.869, mencatatkan penurunan harian lebih dari 12%. Koreksi tajam ini memberikan pukulan telak bagi pemegang aset besar, termasuk BitMine yang kini harus menanggung beban floating loss yang sangat masif.

​Portofolio investasi perusahaan yang dipimpin oleh Tom Lee tersebut kini mencatatkan floating loss lebih dari $8 miliar atau setara Rp134,4 triliun. Angka fantastis ini terjadi karena nilai market dari 4,29 juta ETH yang mereka miliki kini jauh di bawah harga rata-rata pembeliannya. Sebagai konteks, BitMine telah menggelontorkan dana sebesar $16,4 miliar sejak tahun lalu untuk menguasai 3,5% dari total pasokan Ethereum dunia, namun strategi agresif tersebut kini harus berhadapan dengan realitas market yang brutal.

Copiedbagikan