asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.4092-0.0024 ( -0.58% )
BTCUSDT61,794.5-1845.56 ( -2.9% )
ETHUSDT1,651.49-36.56 ( -2.17% )
HUSDT0.19601-0.37981 ( -65.96% )
HYPEUSDT59.169-5.36 ( -8.3% )
MOVEUSDT0.0143+0.0002 ( +1.42% )
SAHARAUSDT0.01912-0.01718 ( -47.33% )
SENTUSDT0.0171+0.00248 ( +16.96% )
SOLUSDT65.21-2.31 ( -3.42% )
Powered by
News

Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

User
February 6, 2026 | 06:07 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 6, 2026 | 06:07 WIB
Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

Gelombang market crash kali ini menyeret harga ETH merosot tajam hingga menembus ke bawah level harga $2.000. Berdasarkan data market terkini, ETH diperdagangkan di kisaran $1.869, mencatatkan penurunan harian lebih dari 12%. Koreksi tajam ini memberikan pukulan telak bagi pemegang aset besar, termasuk BitMine yang kini harus menanggung beban floating loss yang sangat masif.

​Portofolio investasi perusahaan yang dipimpin oleh Tom Lee tersebut kini mencatatkan floating loss lebih dari $8 miliar atau setara Rp134,4 triliun. Angka fantastis ini terjadi karena nilai market dari 4,29 juta ETH yang mereka miliki kini jauh di bawah harga rata-rata pembeliannya. Sebagai konteks, BitMine telah menggelontorkan dana sebesar $16,4 miliar sejak tahun lalu untuk menguasai 3,5% dari total pasokan Ethereum dunia, namun strategi agresif tersebut kini harus berhadapan dengan realitas market yang brutal.

Copiedbagikan