asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT65,612.3-2008.33 ( -2.97% )
BULLAUSDT0.01503-0.00033 ( -2.14% )
ETHUSDT1,925.11-104.59 ( -5.15% )
MYXUSDT0.4029-0.0409 ( -9.22% )
PEPEUSDT0.00000368-0.00000018 ( -4.66% )
SLVONUSDT84.78+0.17 ( +0.2% )
SOLUSDT81.78-4.75 ( -5.49% )
XAUTUSDT5,245.9+73.96 ( +1.43% )
XRPUSDT1.3544-0.048 ( -3.42% )
Powered by
News

Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

User
February 6, 2026 | 06:07 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
February 6, 2026 | 06:07 WIB
Ethereum Turun di Bawah $2.000, Portofolio BitMine Floating Loss Rp134 Triliun

Gelombang market crash kali ini menyeret harga ETH merosot tajam hingga menembus ke bawah level harga $2.000. Berdasarkan data market terkini, ETH diperdagangkan di kisaran $1.869, mencatatkan penurunan harian lebih dari 12%. Koreksi tajam ini memberikan pukulan telak bagi pemegang aset besar, termasuk BitMine yang kini harus menanggung beban floating loss yang sangat masif.

​Portofolio investasi perusahaan yang dipimpin oleh Tom Lee tersebut kini mencatatkan floating loss lebih dari $8 miliar atau setara Rp134,4 triliun. Angka fantastis ini terjadi karena nilai market dari 4,29 juta ETH yang mereka miliki kini jauh di bawah harga rata-rata pembeliannya. Sebagai konteks, BitMine telah menggelontorkan dana sebesar $16,4 miliar sejak tahun lalu untuk menguasai 3,5% dari total pasokan Ethereum dunia, namun strategi agresif tersebut kini harus berhadapan dengan realitas market yang brutal.

Copiedbagikan