asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ARDRUSDT0.03933+0.00287 ( +7.87% )
BTCUSDT67,566.0-3515.7 ( -4.95% )
EPICUSDT0.392+0.031 ( +8.59% )
ETHUSDT1,900.28-95.41 ( -4.78% )
HOMEUSDT0.04731-0.00293 ( -5.83% )
HYPEUSDT68.916-4.3 ( -5.87% )
PORTALUSDT0.02408+0.00057 ( +2.43% )
SOLUSDT75.67-5.09 ( -6.3% )
XRPUSDT1.2264-0.0666 ( -5.15% )
Powered by
News - Technology

FIFA Gandeng Avalanche, Rilis Koleksi Digital Tiket Piala Dunia 2026

User
June 3, 2026 | 02:09 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 3, 2026 | 02:09 WIB
FIFA Gandeng Avalanche, Rilis Koleksi Digital Tiket Piala Dunia 2026

​FIFA resmi mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam ekosistem Piala Dunia 2026 melalui kemitraan strategis dengan Avalanche. Lewat platform FIFA Collect, FIFA menghadirkan koleksi digital yang berfungsi sebagai Right-to-Ticket (RTT). Inisiatif ini menawarkan akses eksklusif berupa berbagai perks bagi penggemar yang memegang aset tersebut, sekaligus memfasilitasi penukaran tiket pertandingan resmi menggunakan jaringan Avalanche L1.

​Pemanfaatan jaringan Avalanche yang dioptimalkan untuk skalabilitas tinggi ini memicu lonjakan aktivitas yang signifikan. Tercatat, volume transaksi onchain melonjak hingga 761% sepanjang pekan terakhir Mei 2026, seiring dengan antusiasme penggemar sepak bola yang memburu koleksi digital tersebut. Data ini menunjukkan adopsi onchain yang kuat dari komunitas dalam merespons pengalaman eksklusif menuju perhelatan akbar Piala Dunia 2026.

​Kemitraan ini menegaskan langkah strategis FIFA dalam mengadopsi ekosistem digital untuk ajang olahraga paling bergengsi di dunia. Dengan menjalankan operasional koleksi digital menggunakan jaringan dedicated Avalanche, FIFA menghadirkan nilai tambah yang tidak bisa didapatkan oleh pemegang tiket konvensional. Melalui aset digital ini, penggemar mendapatkan pengalaman interaktif dan kepemilikan aset yang lebih mendalam, sebuah standar baru dalam keterlibatan fan yang tidak mungkin ditawarkan oleh sistem tiket tradisional.

Copiedbagikan