Founder Solana Anatoly Yakovenko memperingatkan bahwa aksi phishing dan social engineering masih menjadi ancaman terbesar bagi para pemilik aset kripto saat ini. Melalui unggahannya di platform X pada Selasa (03/11), Yakovenko menegaskan bahwa bahaya paling mendesak berasal dari manipulasi psikologis manusia untuk mencuri akses private key, bukan dari kecerdasan buatan (AI) yang memecahkan sistem matematika atau ancaman komputer kuantum.
​Sebagai langkah pencegahan yang murah dan efektif, Yakovenko menyarankan pengguna mengombinasikan perangkat iOS khusus dalam Lockdown Mode dengan wallet multisignature (multisig). Fitur bawaan Apple tersebut bertugas membatasi akses aplikasi dan tautan pesan yang rentan disusupi peretas, sementara sistem multisig memastikan transaksi baru bisa berjalan jika menyertakan persetujuan dari beberapa kunci keamanan sekaligus.
​Peringatan ini relevan dengan rentetan kasus peretasan besar yang memanfaatkan celah kelalaian manusia. Binance sebelumnya kebobolan $6,34 miliar akibat jebakan wawancara kerja palsu yang menyusup ke perangkat developer, sementara data Chainalysis mencatat kerugian wallet pribadi akibat manipulasi ini mencapai $713 juta sepanjang 2025.



