Penyedia infrastruktur oracle kripto, Chainlink, resmi meluncurkan layanan Chainlink 24/7 untuk menyediakan data harga aset Real-World Assets (RWA) secara onchain dan real-time. Berdasarkan pengumuman di ajang Link:NYC pada Kamis (29/10), layanan ini memungkinkan pembaruan harga saham, komoditas, dan instrumen finansial global tetap berjalan meskipun bursa efek konvensional sedang tutup atau libur akhir pekan.
​Layanan ini menghubungkan data harga dari sesi perdagangan aktif dengan mekanisme penentuan harga khusus di luar jam kerja (off-hours reference). Dengan mengagregasi data dari berbagai bursa perpetual futures utama, Chainlink menghasilkan satu acuan harga onchain yang konsisten. Sistem ini membebaskan developer dari kerumitan mengelola banyak feed atau membuat logika penyesuaian harga manual di akhir pekan.
​Protokol lending raksasa, Aave, menjadi pengadopsi utama yang memanfaatkan Chainlink 24/7 untuk mengamankan platform pinjaman institusional Horizon milik mereka. Dukungan data ini memungkinkan protokol keuangan terdesentralisasi (DeFi) menilai harga kolateral berbasis RWA secara akurat, mempertahankan parameter risiko, dan mengeksekusi likuidasi otomatis kapan saja tanpa terhalang jam operasional pasar tradisional.
​Inovasi ini menjadi elemen krusial untuk mengatasi kesenjangan likuiditas antara sistem keuangan konvensional dan ekosistem blockchain yang aktif 24 jam penuh. Tren ini juga sejalan dengan respons regulator seperti Komoditas dan Perdagangan Berjangka AS (CFTC), yang telah menjadwalkan diskusi industri pada 15 Desember mendatang untuk membahas kesiapan infrastruktur serta manajemen risiko pasar derivatif nonstop di masa depan.



