asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.1635-0.1495 ( -47.76% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT63,100.0+174.3 ( +0.28% )
tether usd iconcow protocol iconCOWUSDT0.1438+0.0423 ( +41.68% )
tether usd iconepic chain iconEPICUSDT0.3357-0.0319 ( -8.68% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,883.42+3.27 ( +0.17% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1279-0.012 ( -8.58% )
tether usd iconhemi iconHEMIUSDT0.00661+0.00179 ( +37.14% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT75.51+0.31 ( +0.41% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03423+0.00275 ( +8.74% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Tether Jadi Pemegang Saham Terbesar Kedua Juventus FC dengan 10,7% Saham Senilai €128 Juta

User
June 25, 2025 | 17:04 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
June 25, 2025 | 17:04 WIB
Tether Jadi Pemegang Saham Terbesar Kedua Juventus FC dengan 10,7% Saham Senilai €128 Juta

Tether, perusahaan di balik stablecoin terbesar dunia USDT, dilaporkan menjadi pemegang saham terbesar kedua klub sepak bola Italia Juventus, dengan kepemilikan 10,7% saham yang bernilai sekitar €128 juta.

Juventus, salah satu klub sepak bola paling sukses di Italia, sebelumnya telah menyatakan sedang mempertimbangkan rencana pendanaan hingga €100 juta untuk mendukung operasional dan pengembangan klub. Kepemilikan Tether, yang dilakukan melalui investasi strategis, dianggap sebagai langkah untuk mengintegrasikan teknologi blockchain dan aset digital ke dalam ekosistem olahraga.

Investasi ini menandai masuknya Tether ke dalam industri olahraga profesional, dengan ambisi untuk mendapatkan kursi di dewan direksi klub serta berpartisipasi dalam rencana penggalangan dana masa depan.

Laporan Reuters pada Februari 2025 juga mencatat bahwa Tether telah menjadi pemegang saham minoritas Juventus, meskipun tanpa mengungkapkan detail persentase saat itu.

Langkah ini terjadi di tengah upaya Juventus untuk pulih dari tantangan finansial, termasuk sanksi UEFA dan skandal akuntansi sebelumnya, sebagaimana diuraikan dalam laporan The Swiss Ramble.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan