​Mysten Labs resmi bermitra dengan Google Cloud untuk merilis Verifiable Agent Arbiter (VAA) pada Selasa (6/10). Sistem verifikasi ini dirancang untuk memastikan agen kecerdasan buatan (AI agent) bekerja sesuai batas wewenang yang ditetapkan. Kehadirannya menjadi jawaban bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan agen AI untuk transaksi keuangan, negosiasi bisnis, hingga operasional tanpa khawatir risiko penyalahgunaan.
​Sistem ini sekaligus membantu perusahaan bersiap menghadapi regulasi EU AI Act di Eropa. Mulai tahun 2027, bisnis yang gagal mencatat riwayat aktivitas AI mereka terancam denda hingga €15 juta atau 3% dari total pendapatan tahunan. Untuk menjaga kerahasiaan data, VAA menyimpan rincian perintah dan hasil kerja AI di Google Cloud Storage pengguna, sedangkan bukti verifikasi keaslian datanya dikunci menggunakan platform Walrus dan jaringan blockchain Sui.
​Selain berfungsi sebagai pengawas, VAA terhubung langsung dengan Sui Agent Payments melalui protokol x402 yang memungkinkan sesama agen AI saling membayar biaya layanan secara otomatis. Peluncuran awal sistem verifikasi ini akan diuji coba secara terbatas kepada klien korporat sebelum dibuka untuk publik.



