Persaingan revenue protokol kripto kian memanas seiring lonjakan aktivitas di jaringan Robinhood Chain. Berdasarkan data Protocol Revenue Rankings DefiLlama per Senin, (31/8), protokol launchpad Pons sukses mengamankan revenue harian sebesar $693.125. Angka ini membawa Pons melesat ke peringkat 8 global, menempel ketat Hyperliquid dengan $758.325 serta menyalip aplikasi trading Fomo di posisi 12 dengan $539.981.
​Pons sendiri beroperasi sebagai platform launchpad token dan penyedia likuiditas di Robinhood Chain, sedangkan Fomo merupakan agregator serta platform social-trading yang mendominasi likuiditas ritel. Keberhasilan Pons mengungguli Fomo tergolong impresif karena metrik pendapatan di DefiLlama mencerminkan arus kas riil atau real yield dari aktivitas pengguna aktif, membuktikan terjadinya migrasi modal nyata dan adopsi organik yang kuat.
Kinerja pendapatan protokol yang solid tersebut langsung menjadi katalis utama bagi pergerakan harga token PONS di pasar spot. Mengutip data CoinGecko, harga PONS meroket hingga 442,9% dalam 7 hari terakhir dan kini bertengger di level $0,4136 dengan kapitalisasi pasar mencapai $294,38 juta. Lonjakan eksponensial ini didorong oleh tingginya minat akumulasi pasar terhadap aset native Pons yang didukung pembagian biaya transaksi protokol V1.
​Kenaikan agresif Pons mempertegas rotasi likuiditas para trader ke Robinhood Chain, yang kini berada di peringkat 13 jaringan teratas dengan pendapatan harian $495.477. Keberlanjutan volume transaksi di platform Pons dinilai bakal menjadi faktor penentu apakah reli harga PONS mampu menembus level harga baru dalam beberapa waktu ke depan.



