Head of Research Grayscale, Zach Pandl, menilai pelaku pasar saat ini terlalu berfokus pada proyek privasi seperti Zcash (ZEC) dan platform derivatif Hyperliquid (HYPE), sehingga mengabaikan potensi utama dari tiga jaringan smart contract raksasa: Ethereum, Solana, dan BNB Chain. Berdasarkan keterangannya pada Senin (19/10), tiga jaringan terbesar tersebut belum menjadi aset konsensus di portofolio sebagian besar investor. Padahal, ketiganya merupakan fondasi utama yang akan memproses migrasi aset keuangan tradisional (Real-World Assets / RWA), stablecoin, hingga deposit bank terdisitalisasi (tokenized bank deposits) secara on-chain.
​Pandl menekankan bahwa meskipun Zcash unggul di sektor privasi finansial dan Hyperliquid memimpin pasar perpetual futures, infrastruktur utama seperti Ethereum, Solana, dan BNB Chain tetap menyimpan nilai relatif (relative-value) yang dinilai masih undervalued. Ia meyakini tren privasi ke depan akan makin meluas langsung ke level smart contract dan stablecoin, sementara produk derivatif seperti perpetual futures akan terus menjadi instrumen standar bagi investor ritel maupun institusi.
​Mengenai kondisi makroekonomi, Grayscale mengestimasi Bitcoin telah menyentuh bottom di kisaran $58.000 pada akhir Juni. Pandl memperkirakan tidak akan ada kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan ini. Ia menegaskan bahwa pasar Bitcoin kini jauh lebih tangguh dan berpotensi tetap stabil menyerap satu hingga tiga kali kenaikan suku bunga acuan berskala kecil jika Fed memilih opsi pengetatan tambahan pada Desember mendatang.



