


​Seorang pengguna X dengan akun @cprkrn membagikan kisah luar biasa tentang keberhasilannya mengakses kembali 5 BTC miliknya yang telah terkunci sejak 2015. Dana senilai kurang lebih $400.000 ini sebelumnya tidak bisa diakses karena ia lupa password wallet yang dibuatnya saat masih kuliah. Setelah mencoba bermacam kombinasi hingga membayar jasa recovery professional tanpa hasil, ia akhirnya mencoba memasukkan seluruh data dari komputer lama kampusnya ke dalam sistem Claude AI sebagai upaya terakhir.
​Keajaiban terjadi saat Claude AI mampu menemukan file wallet cadangan lama yang terselip di memori komputer tersebut. Menariknya, AI ini juga berhasil mendeteksi adanya celah teknis pada alat recovery standar (btcrecover) yang selama ini gagal memproses password miliknya. Setelah AI memperbaiki logika algoritma tersebut dengan menggabungkan password yang tepat, wallet tersebut akhirnya berhasil dibuka.
​Keberhasilan ini membuktikan bahwa kemampuan penalaran AI dalam menganalisis data dalam skala besar bisa menjadi solusi untuk masalah teknis yang sangat spesifik. Berdasarkan bukti transaksi onchain, dana tersebut akhirnya berhasil dipindahkan dari alamat 14VJySbsKraEJbtwk9ivnr1fXs6QuofuE6 setelah tidak tersentuh selama 11 tahun. Kejadian ini menjadi pengingat bagi industri kripto bahwa AI kini memiliki potensi besar untuk membantu proses recovery aset digital yang sebelumnya dianggap mustahil untuk diakses kembali.