asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT64,310.0-707.39 ( -1.09% )
tether usd iconepic chain iconEPICUSDT0.4294-0.0637 ( -12.92% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT1,888.07-31.23 ( -1.63% )
tether usd iconheima iconHEIUSDT0.1632+0.0107 ( +7.02% )
tether usd icondefi app iconHOMEUSDT0.00902-0.00057 ( -5.94% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT76.01-0.63 ( -0.82% )
tether usd iconsubsquid iconSQDUSDT0.04563+0.00306 ( +7.19% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.09666-0.05075 ( -34.43% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.0044-0.0274 ( -2.66% )
Powered by
powered by triv
News

Harga Emas Tembus US$4.400 Seiring Pasar Menunggu Data Inflasi AS

User
August 11, 2026 | 16:28 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
August 11, 2026 | 16:28 WIB
Harga Emas Tembus US$4.400 Seiring Pasar Menunggu Data Inflasi AS

Harga emas menembus level US$4.400 per ons pada perdagangan Selasa (11/8), mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan. Kenaikan terjadi ketika investor menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat yang berpotensi memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Reli emas berlanjut selama tiga sesi berturut-turut setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed. Pada perdagangan sebelumnya, emas spot naik 0,8% menjadi US$4.376,56 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS ditutup di US$4.419,70.

Perhatian pasar kini beralih ke data inflasi AS. Angka yang lebih rendah dari perkiraan dapat mengurangi tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga, kondisi yang cenderung positif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil berupa bunga.

Sebaliknya, inflasi yang kembali tinggi dapat memperkuat peluang kebijakan moneter yang lebih ketat dan berpotensi memberikan tekanan terhadap harga emas. Karena itu, rilis inflasi kali ini menjadi salah satu katalis utama yang menentukan apakah reli emas di atas US$4.400 dapat berlanjut.

Selain ekspektasi suku bunga, permintaan bank sentral juga masih memberikan dukungan terhadap emas. China dilaporkan menambah sekitar 20 ton emas ke cadangannya sepanjang Juli, memperkuat permintaan terhadap logam mulia di tengah ketidakpastian ekonomi global.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan