Harga minyak mentah melorot drastis pada Kamis (05/11) setelah Senator Partai Demokrat Chuck Schumer secara tegas menyatakan komitmennya untuk menghentikan Perang Iran. Langkah politik tersebut langsung menekan harga minyak seiring bertambahnya dukungan dari sejumlah politisi Partai Republik yang berbalik arah menolak kelanjutan konflik.
​Pernyataan dari pimpinan Senat AS tersebut langsung berdampak signifikan di pasar. Harga minyak jenis WTI anjlok 8,7% ke level $87 per barel, sementara jenis Brent merosot hingga 9,3% ke posisi $93 per barel di tengah ekspektasi tinggi berakhirnya operasi militer di Timur Tengah.
​Pergeseran lanskap politik ini juga diperkuat oleh pengakuan terbuka Wakil Presiden AS JD Vance mengenai hasil Pemilu Sela. Vance secara gamblang menyatakan bahwa keterlibatan dalam Perang Iran serta masalah lonjakan biaya hidup menjadi faktor utama yang membuat jutaan pemilih basis Partai Republik berpaling ke Partai Demokrat.



