asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BUSDT0.11828-0.1117 ( -48.57% )
BTCUSDT63,811.4-298.11 ( -0.47% )
EPICUSDT0.389+0.048 ( +14.08% )
ETHUSDT1,787.0-6.64 ( -0.37% )
HMSTRUSDT0.0002066-0.0000067 ( -3.14% )
HYPEUSDT66.896-0.59 ( -0.88% )
SOLUSDT76.18-1.78 ( -2.28% )
TACUSDT0.00381-0.00008 ( -2.06% )
XRPUSDT1.0922-0.0115 ( -1.04% )
Powered by
News - Breaking News

Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Kapal Asing Dilarang Melintas

User
July 12, 2026 | 06:35 WIB
User
UpdatedGoldwin
July 12, 2026 | 06:35 WIB
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Kapal Asing Dilarang Melintas

Pemerintah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz pada Sabtu (12/7), dengan menyatakan tidak ada kapal yang diizinkan melintas hingga campur tangan asing di kawasan tersebut berakhir. Pengumuman tersebut disampaikan melalui media pemerintah IRIB News.

Dalam laporan yang sama, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal kargo yang mencoba melintasi Selat Hormuz meski telah diberikan peringatan sebelumnya.

Sebelumnya, Iran juga menegaskan bahwa Amerika Serikat harus terlebih dahulu memenuhi sejumlah komitmen utama dalam kesepakatan yang telah dicapai sebelum pembicaraan lanjutan dapat dilakukan. Teheran menolak pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut negosiasi dapat terus berlangsung tanpa adanya gencatan senjata.

Iran menyatakan Washington harus memenuhi syarat-syarat yang diajukan Teheran untuk menyelesaikan persoalan lalu lintas di Selat Hormuz serta menormalisasi kembali ekspor minyak Iran.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump sebelumnya kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran. Trump mengatakan Amerika Serikat akan menghujani Iran dengan "1.000 rudal" apabila Teheran menjalankan ancamannya untuk membunuh dirinya.

"In this case, ME!" tulis Trump, menegaskan bahwa ancaman tersebut ditujukan jika Iran mencoba menyerang dirinya secara langsung.

Penutupan Selat Hormuz berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik dan mengguncang pasar energi global, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute pelayaran minyak paling penting di dunia. Dampaknya juga berpotensi meluas ke pasar keuangan, termasuk aset kripto, apabila konflik terus meningkat.

Copiedbagikan