asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconarbitrum iconARBUSDT0.1127+0.0264 ( +30.59% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT78,012.0-648.16 ( -0.82% )
tether usd icondash iconDASHUSDT45.4+1.41 ( +3.21% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,456.15+0.93 ( +0.04% )
tether usd iconhelium iconHNTUSDT0.6345-0.0754 ( -10.62% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT83.452+1.44 ( +1.76% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT102.37-1.3 ( -1.25% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03274+0.00047 ( +1.46% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.376-0.0049 ( -0.36% )
Powered by
powered by triv
News - Breaking News

Tiga RUU Kripto AS Lolos Voting Prosedural Setelah Gagal di Hari Sebelumnya

User
July 17, 2025 | 00:56 WIB
User
UpdatedGoldwin
July 17, 2025 | 00:58 WIB
Tiga RUU Kripto AS Lolos Voting Prosedural Setelah Gagal di Hari Sebelumnya

Tiga rancangan undang-undang kripto yang diusung Partai Republik akhirnya lolos dari voting prosedural di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat pada Rabu, setelah sempat gagal dalam pemungutan suara sehari sebelumnya.

Dalam voting di lantai DPR, para anggota parlemen memberikan suara 215-211 untuk menyetujui resolusi guna mempertimbangkan kembali paket RUU yang mencakup regulasi stablecoin pembayaran (GENIUS Act), pembentukan struktur pasar kripto (Clarity Act), dan pembatasan pengembangan mata uang digital bank sentral AS atau CBDC melalui Anti-CBDC Act.

Keberhasilan ini membuka peluang bagi amandemen lebih lanjut dan voting final sebelum Kongres memasuki masa reses bulan Agustus.

Meskipun Presiden Donald Trump memberikan tekanan politik untuk mendorong legislasi ini, lima anggota Partai Republik tetap tidak memberikan suara dukungan. Sebelumnya, tiga belas anggota Partai Republik menjadi penyebab kegagalan voting pada hari Selasa, dengan banyak di antaranya menyuarakan kekhawatiran atas ketidakhadiran pasal anti-CBDC dalam GENIUS Act.

Sementara itu, banyak anggota Partai Demokrat tetap menolak seluruh isi paket RUU ini tanpa amandemen yang secara eksplisit mengatasi potensi konflik kepentingan dari Presiden Trump.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read