


Israel dan Hezbollah dilaporkan telah menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku pada Jumat pukul 16.00 waktu setempat, menurut laporan Reuters yang mengutip seorang pejabat senior Amerika Serikat.
Kesepakatan tersebut tercapai setelah kedua pihak kembali terlibat aksi saling serang pada hari yang sama. Gencatan senjata diharapkan dapat meredakan ketegangan yang meningkat di kawasan perbatasan Israel dan Lebanon dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami memahami bahwa setelah baku tembak yang terjadi lebih awal hari ini, Israel dan Hezbollah kini berada dalam gencatan senjata,” ujar pejabat tersebut seperti dikutip Reuters.
Hingga saat ini belum ada rincian lebih lanjut mengenai durasi maupun syarat-syarat dalam kesepakatan gencatan senjata tersebut. Baik pihak Israel maupun Hezbollah juga belum memberikan pernyataan resmi tambahan terkait implementasi kesepakatan tersebut.