asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2337-0.0034 ( -1.43% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,454.0+226.28 ( +0.29% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,452.66+25.89 ( +1.07% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT80.93+0.83 ( +1.03% )
tether usd iconpump.fun iconPUMPUSDT0.005145+0.000131 ( +2.61% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT94.54+0.24 ( +0.26% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT0.8324+0.0116 ( +1.41% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.06089+0.00003 ( +0.05% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.5015+0.0091 ( +0.61% )
Powered by
powered by triv
News

Israel Serang Lebanon, Iran Tuding AS-Israel Khianati Komitmen Gencatan Senjata

User
June 8, 2026 | 00:39 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 8, 2026 | 00:39 WIB
Israel Serang Lebanon, Iran Tuding AS-Israel Khianati Komitmen Gencatan Senjata

Militer Israel diketahui telah melancarkan serangan udara yang menargetkan posisi Hizbullah di Beirut, Lebanon, pada Minggu (7/6). Operasi militer yang dieksekusi atas perintah langsung Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ini segera memicu kekhawatiran potensi meluasnya eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

​Serangan di ibu kota Lebanon tersebut memicu reaksi keras dari Iran karena dinilai telah melewati batas toleransi. Jauh sebelum insiden ini terjadi, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah memberikan peringatan tegas bahwa gempuran terhadap wilayah Beirut akan membawa konsekuensi dimulainya kembali perang berskala penuh.

​Merespons eskalasi tersebut, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf merilis pernyataan yang mengecam Washington dan Tel Aviv. "Amerika Serikat dan Israel tidak berkomitmen pada gencatan senjata maupun percaya pada dialog," tegas Ghalibaf. Ia mendeklarasikan bahwa kombinasi serangan di Beirut dan blokade AS di Selat Hormuz kini mengubah pangkalan serta aset Amerika dan Israel di kawasan tersebut menjadi target operasi yang sah bagi militer Iran.

​Eskalasi terbaru ini kembali membawa harga minyak dunia naik ke area $90 per barel. Sementara itu, pergerakan Bitcoin masih tertahan di area $62.000, berjuang untuk pulih setelah pekan lalu anjlok cukup dalam akibat kombinasi berbagai sentimen industri dan makroekonomi.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

The Fed Pertahankan Suku Bunga di 3,50% - 3,75%
Breaking News
July 30, 2026 | 01:05 WIB
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
News - Breaking News
July 29, 2026 | 05:44 WIB