asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT77,366.0-58.07 ( -0.08% )
EDENUSDT0.1218+0.0263 ( +27.54% )
ETHUSDT2,126.57-5.95 ( -0.28% )
HYPEUSDT58.51+7.03 ( +13.66% )
MAPOUSDT0.001949-0.000003 ( -0.15% )
MITOUSDT0.04397+0.00578 ( +15.14% )
PROVEUSDT0.3264+0.0941 ( +40.51% )
SOLUSDT87.05+1.22 ( +1.42% )
U2UUSDT0.000524+0.000006 ( +1.16% )
Powered by
News - Regulation

Jaga Nilai Dolar di Ekonomi Dunia, DPR AS Ajukan RUU Cadangan Bitcoin

User
May 22, 2026 | 00:50 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 22, 2026 | 00:50 WIB
Jaga Nilai Dolar di Ekonomi Dunia, DPR AS Ajukan RUU Cadangan Bitcoin

​Anggota DPR Amerika Serikat, Nick Begich bersama Jared Golden, resmi memperkenalkan rancangan undang-undang bipartisan bernama American Reserve Modernization Act (ARMA) untuk membentuk Cadangan Strategis Bitcoin nasional. Melansir rilis pers dari situs resmi Nick Begich pada Kamis (21/5), regulasi ini dirancang untuk mengonsolidasikan seluruh pengelolaan Bitcoin hasil sitaan federal di bawah Kementerian Keuangan AS. Langkah hukum ini diambil guna mengamankan posisi finansial Amerika Serikat di tengah masifnya pergeseran teknologi keuangan global.

​Melalui undang-undang ini, pemerintah federal diwajibkan memberikan transparansi penuh atas aset digital negara lewat audit independen dan laporan publik berkala. RUU ARMA menetapkan bahwa Bitcoin yang masuk dalam cadangan strategis wajib disimpan dalam jangka waktu minimal dua puluh tahun, di mana penjualannya kelak hanya diizinkan untuk memangkas utang nasional AS. Begich menegaskan langkah ini krusial untuk menjaga nilai dolar di ekonomi dunia, sekaligus memberikan perlindungan hukum bagi hak kepemilikan dan hak self-custody kripto masyarakat.

​Meski memicu sentimen positif di kalangan pelaku industri, pengajuan draf ini baru merupakan tahap awal yang sangat dini, di mana proses pembahasan dan lobi di tingkat kongres dipastikan masih sangat panjang. Kehadiran dokumen resmi di situs parlemen ini dipantau ketat oleh pelaku industri dan investor institusional untuk mengukur arah likuiditas pada market spot ke depan.

Copiedbagikan