


​Senat Amerika Serikat resmi mengkonfirmasi Kevin Warsh untuk masa jabatan 14 tahun sebagai Gubernur Federal Reserve. Langkah ini merupakan persyaratan formal sekaligus babak krusial bagi Warsh untuk segera menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua bank sentral AS berikutnya. Pemungutan suara final untuk mengukuhkan posisinya sebagai Ketua The Fed dijadwalkan berlangsung paling cepat Rabu (13/5) waktu setempat.
​Warsh, yang merupakan mantan Gubernur Fed periode 2006-2011 dan seorang praktisi keuangan, berencana membawa misi perubahan rezim di bank sentral. Visi utamanya mencakup pengetatan koordinasi dengan Departemen Keuangan serta administrasi Trump, serta upaya memperkecil neraca keuangan Fed yang diharapkan dapat membuka jalan bagi suku bunga kebijakan yang lebih rendah. Transisi ini terjadi tepat saat masa jabatan Powell sebagai Ketua berakhir pada hari Jumat mendatang.
​Dinamika transisi kepemimpinan ini berlangsung di tengah tantangan ekonomi berat akibat perang Iran yang memicu lonjakan harga minyak dan inflasi. Jika resmi terpilih, rapat perdana The Fed yang kemungkinan besar akan dipimpin oleh Warsh dijadwalkan pada 16-17 Juni mendatang.