​Cardano Foundation secara resmi memperkenalkan standar token terbaru mereka, CIP-0113, di tengah rangkaian acara konferensi TOKEN2049 pada 7 Oktober 2026. Kehadiran standar terbaru ini dirancang untuk menjawab tantangan besar yang selama ini dihadapi oleh para penerbit stablecoin, pengelola dana, serta instrumen keuangan teregulasi lainnya saat ingin mengadopsi teknologi blockchain publik.
​Melalui pendekatan ini, para developer dan penerbit token sekarang dapat menanamkan berbagai aturan kepatuhan, seperti verifikasi identitas, aturan anti pencucian uang, hingga penyaringan sanksi, langsung ke dalam smart contract token tersebut. Integrasi tingkat dasar ini memastikan bahwa aturan hukum dan pengawasan tidak lagi menjadi urusan sistem terpisah di luar blockchain.
​Lebih lanjut, aturan kepatuhan tersebut dirancang sedemikian rupa sehingga akan otomatis melekat dan mengekor ke mana pun token tersebut dipindahkan, dicetak, atau diburn selama masih ada di jaringan Cardano. CEO Cardano Foundation, Frederik Gregaard, menjelaskan bahwa inovasi ini sengaja dihadirkan untuk memenuhi tuntutan ketat regulator keuangan global yang menginginkan aturan hukum berjalan secara otomatis bersama asetnya.
​Langkah ekspansi ini juga langsung diperkuat oleh dukungan dari berbagai penyedia layanan ekosistem, termasuk wallet populer hingga block screener di jaringan Cardano agar infrastrukturnya langsung siap digunakan. Di saat bersamaan, Asosiasi Pasar Modal dan Teknologi Swiss (CMTA) turut memberikan pengakuan resmi, menjadikan standar token baru ini setara untuk sertifikasi sekuritas berbasis ledger.



