


​Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas pada Jumat (8/5) dini hari setelah serangkaian ledakan dilaporkan mengguncang wilayah selatan Iran, khususnya di Pulau Qeshm dan kota pelabuhan Bandar Abbas. Laporan dari Fox News menyebutkan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara ke wilayah tersebut. Sementara itu, media lokal Iran, Mehr News Agency, melaporkan aktivasi sistem pertahanan udara di sebelah barat Teheran sebagai respons atas ancaman yang muncul.
​Di Pulau Qeshm, kantor berita Fars dan Tasnim melaporkan adanya kontak senjata di Dermaga Bahman. Pihak militer Iran mengklaim tengah menghadapi dua pesawat kecil atau drone yang mencoba mendekati area komersial. Meski media pemerintah Iran menyebut kerusakan hanya terjadi pada sektor komersial di dermaga tersebut, muncul laporan yang saling bertentangan mengenai skala serangan dan asal muasal ledakan, menciptakan ketidakpastian tinggi di wilayah tersebut.
​Hingga berita ini diturunkan, situasi di Bandar Abbas dan Qeshm masih belum stabil dengan adanya aktivitas militer yang terus berlangsung.