


​Lighter resmi melakukan perombakan besar pada tokenomics LIT dengan menerapkan strategi burn permanen atas aset yang diperoleh melalui buyback menggunakan revenue dari fee transaksi. Sejak Token Generation Event (TGE), Lighter telah mengakumulasi sekitar 15,5 juta LIT atau sekitar 6,3% dari suplai beredar, yang kini akan ditarik dari sirkulasi dan dikirim langsung ke alamat burn di Ethereum. Langkah ini menjadi jawaban atas tuntutan komunitas mengenai transparansi penggunaan aset hasil buyback sekaligus upaya nyata untuk menekan suplai LIT di market.
​Selain melakukan burn, Lighter mulai mengalihkan pendanaan imbalan staking ke cadangan token ekosistem dengan menargetkan yield tahunan sebesar 6%. Berdasarkan jumlah staked saat ini yang mencapai 125 juta LIT, protokol berencana mendistribusikan sekitar 7,5 juta LIT per tahun dari sisa cadangan 250 juta LIT. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menarik partisipasi holder token jangka panjang tanpa harus bergantung pada revenue pra-TGE.
​Perubahan ini menandai fase pendewasaan Lighter dalam menjaga sustainabilitas protokol. dengan memadukan mekanisme deflasi melalui burn dan pemanfaatan cadangan untuk imbal hasil,
Lighter kini memprioritaskan empat sasaran utama: memberikan nilai bagi holder token jangka panjang, menjaga efisiensi suplai melalui burn, menyiapkan alokasi token untuk mitra dan pertumbuhan, serta memaksimalkan nilai jangka panjang. Inisiatif ini menegaskan komitmen protokol dalam menyeimbangkan ekosistem di tengah persaingan pasar yang ketat.