


​London Stock Exchange (LSE) mengumumkan rencana peluncuran fasilitas perdagangan malam hari untuk beroperasi sepanjang waktu mulai paruh pertama 2027. Mengutip laporan Financial Times pada hari Selasa, langkah strategis ini diambil bursa tradisional untuk merebut kembali perhatian investor ritel yang beralih ke platform kripto 24 jam.
​Bursa baru tersebut berjalan terpisah dari pasar utama LSE dan awalnya menawarkan produk seperti ETP saham Inggris atau AS. Pasar utama tetap buka pukul 08.00 hingga 16.30, sementara bursa baru beroperasi pukul 17.00 sampai 07.50 pagi dengan jeda 30 menit pukul 18.30. Chief Executive LSE, Julia Hoggett, menyatakan langkah ini memfasilitasi arus modal global dan minat investor ritel Asia. Inisiatif serupa juga mulai diadopsi oleh Nasdaq, NYSE, dan Cboe.
​Untuk mendukung ekosistem modern ini, LSE sebelumnya meluncurkan Digital Settlement House (LSEG DiSH) pada 15 Januari 2026. Platform ini memungkinkan penyelesaian transaksi real-time 24/7 secara on-chain maupun off-chain menggunakan simpanan bank komersial. Layanan tersebut dirancang untuk mengoptimalkan likuiditas dan mengurangi risiko penyelesaian pada aset digital maupun tradisional.
​Sebagai pelengkap, LSE juga mengintegrasikan infrastruktur kecerdasan buatan. Head of New Product and Market Structure and Equities LSE, Simon McQuoid-Mason, menjelaskan bahwa fitur agentic trading disematkan untuk mengakomodasi asesmen portofolio dan penyesuaian pasar yang terus berkembang.