asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2492+0.0529 ( +26.95% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT72,641.3+3018.83 ( +4.34% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.08031+0.0047 ( +6.22% )
tether usd iconepic chain iconEPICUSDT0.3533-0.0153 ( -4.15% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,318.78+18.38 ( +0.8% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT74.18+3.59 ( +5.09% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT87.79+1.33 ( +1.54% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03399-0.0005 ( -1.45% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.2555+0.1461 ( +13.17% )
Powered by
powered by triv
News - Regulation

Menkeu AS Scott Bessent Buka Peluang Buyback Obligasi Tembus di Atas $4 Miliar

User
August 20, 2026 | 23:12 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
August 20, 2026 | 23:12 WIB
Menkeu AS Scott Bessent Buka Peluang Buyback Obligasi Tembus di Atas $4 Miliar

Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengisyaratkan bahwa program buyback obligasi pemerintah AS berpotensi ditingkatkan lebih dari dua kali lipat hingga melampaui angka $4 miliar per operasi. Sinyal intervensi lanjutan tersebut disampaikan Bessent dalam wawancara ekslusif dengan CNBC pada Kamis, 20/8, hanya beberapa jam setelah imbal hasil atau yield obligasi AS tenor 30 tahun berbalik melonjak dan menghapus seluruh penurunan yang sempat terjadi pasca-pengumuman pelonggaran likuiditas pada Rabu kemarin.

​Bessent menegaskan bahwa pemerintah memiliki fleksibilitas instrumen fiskal yang sangat luas untuk menstabilkan pasar keuangan. Ia menyoroti bahwa kondisi likuiditas pada surat utang tenor panjang, khususnya obligasi bertenor 30 tahun, saat ini tergolong sangat buruk dan lonjakan yield yang terjadi dinilai tidak lagi mencerminkan fundamental ekonomi yang sebenarnya. Untuk itu, Departemen Keuangan AS berkomitmen bertindak aktif sebagai pembuat pasar atau make a market guna menyerap limpahan pasokan obligasi di pasar sekunder.

​Program perluasan buyback obligasi tenor 10 hingga 30 tahun ini dijadwalkan berlangsung rutin mulai 9 September hingga 4 November mendatang. Langkah agresif US Treasury yang berpotensi menyuntikkan likuiditas dalam jumlah yang jauh lebih masif ini terus menjadi sorotan para pelaku pasar global, seiring upaya pemerintah meredam volatilitas pasar obligasi dan menekan biaya pinjaman jangka panjang.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB