asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
ALLOUSDT0.2524+0.1017 ( +67.49% )
BTCUSDT73,546.4-151.08 ( -0.21% )
ETHUSDT2,012.55-8.98 ( -0.44% )
HEIUSDT0.1152+0.0583 ( +102.46% )
HYPEUSDT64.786+3.24 ( +5.26% )
MAPOUSDT0.001762-0.000013 ( -0.73% )
SOLUSDT81.9-0.62 ( -0.75% )
SUIUSDT0.8963-0.0358 ( -3.84% )
XLMUSDT0.2413+0.034 ( +16.4% )
Powered by
News - Regulation

Menteri Keuangan AS Tolak CBDC, Desak Kongres Sahkan CLARITY Act

User
May 29, 2026 | 02:48 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 29, 2026 | 02:48 WIB
Menteri Keuangan AS Tolak CBDC, Desak Kongres Sahkan CLARITY Act

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, menyatakan penolakan tegas terhadap penerbitan mata uang digital bank sentral (CBDC) pada Kamis (28/5) waktu setempat. Dalam pengarahan pers di Gedung Putih, ia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah menarik masuknya industri aset digital ke dalam wilayah Amerika Serikat.

​Penolakan terhadap CBDC ini sejalan dengan kekhawatiran para pembuat kebijakan mengenai potensi risiko pengawasan finansial oleh negara. Alih-alih merancang sistem dolar digital yang dikontrol secara terpusat, pemerintah AS kini lebih memilih untuk menyerahkan inovasi tersebut ke sektor swasta melalui penerbitan stablecoin.

​Untuk merealisasikan dan memberikan landasan hukum bagi inovasi swasta tersebut, Bessent mendesak Kongres agar segera mengesahkan rancangan undang-undang CLARITY Act. "Saya mendorong DPR dan Senat untuk segera menyelesaikan RUU Clarity" ujar Bessent di hadapan para pembuat undang-undang.

​Pernyataan ini menandai salah satu dorongan publik terkuat dari Departemen Keuangan terhadap rancangan regulasi yang mengatur struktur market dan pedoman stablecoin. Pengesahan regulasi ini dinilai sebagai langkah utama untuk mewujudkan target pemerintah dalam menjadikan Amerika Serikat sebagai pusat kripto dunia.

Copiedbagikan