asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.7+0.01 ( +1.45% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,380.0+190.66 ( +0.25% )
tether usd iconcivic iconCVCUSDT0.03476+0.01242 ( +55.6% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,508.89-15.35 ( -0.61% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT78.388-1.76 ( -2.19% )
tether usd iconlisk iconLSKUSDT0.9954+0.7282 ( +272.53% )
tether usd iconmagiccraft iconMCRTUSDT0.00011883-0.00000056 ( -0.47% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT101.24-0.45 ( -0.44% )
tether usd iconsteem iconSTEEMUSDT0.06168+0.01366 ( +28.45% )
Powered by
powered by triv
News - Web3

Michael Burry Beri SEC Peringatan Keras, Tokenisasi Saham Beresiko Sistemik

User
May 25, 2026 | 07:04 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 25, 2026 | 07:04 WIB
Michael Burry Beri SEC Peringatan Keras, Tokenisasi Saham Beresiko Sistemik

​Trader legendaris The Big Short, Michael Burry, melayangkan peringatan keras kepada SEC terkait rencana standardisasi tokenisasi saham tradisional. Burry menilai, langkah regulasi yang ingin memberikan pengecualian khusus bagi platform kripto untuk mentransaksikan versi digital dari ekuitas perusahaan, berpotensi membuka kotak pandora yang bisa merusak struktur fundamental hukum pelindungan investor.

​Dalam analisisnya, Burry menekankan bahwa mengintegrasikan saham publik ke dalam infrastruktur blockchain tanpa persetujuan emiten atau third-party issuance akan mengekspos ekuitas TradFi pada risiko volatilitas 24 jam penuh dan manipulasi pasar yang masif. Masalah utamanya terletak pada settlement risk atau risiko penyelesaian transaksi dan kaburnya batas likuiditas. Jika saham yang mendasari diperdagangkan secara sintetis di platform kripto yang minim pengawasan, pasar berisiko menghadapi skenario decoupling, sebuah kondisi di mana harga token tidak lagi mencerminkan nilai fundamental perusahaan melainkan murni spekulasi likuiditas kripto.

​Peringatan ini menjadi sangat relevan karena kapitalisasi pasar ekuitas global bertumpu pada kepastian hukum akuntansi tradisional. Meskipun SEC dilaporkan sudah resmi menunda inisiatif tersebut pada Jumat 22 Mei akibat belum tercapainya kesepakatan internal, kritik Burry menyoroti kekhawatiran besar Wall Street. Membiarkan infrastruktur yang belum teruji memegang hak kliring saham publik dikhawatirkan dapat memicu efek domino volatilitas lintas pasar atau cross-market contagion, mirip dengan pola pembentukan bubble sistemik yang berhasil ia prediksikan pada krisis finansial 2008.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan