


Strategy melaporkan jeda langka dalam aktivitas akumulasi Bitcoin mereka selama sepekan terakhir. Melalui unggahan di platform X pada (3/5) waktu setempat, Michael Saylor mengonfirmasi bahwa perusahaan tidak melakukan akumulasi rutin minggu ini dengan pernyataan santai, "Tidak ada pembelian minggu ini. Kembali bekerja minggu depan."
Meski absen belanja sejenak, Treasury Bitcoin milik Strategy tetap dominan dengan total kepemilikan sebanyak 818.334 BTC. Di harga market saat ini yang berada di kisaran $78.500, posisi Strategy masih sangat solid dengan total floating profit mencapai 3,92% atau setara $2,42 miliar atau sekitar Rp38,72 triliun.
Market melihat jeda ini sebagai bagian dari pengaturan napas strategis, terutama dengan fokus perusahaan yang mulai beralih ke instrumen pendanaan saham preferen $STRC yang menawarkan imbal hasil 11,5%. Investor kini menanti laporan pendapatan Q1 pada 5 Mei 2026 untuk melihat langkah finansial Saylor berikutnya, sementara harga Bitcoin tetap menunjukkan kekuatan di atas harga rata-rata beli Strategy.