asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.2432+0.0074 ( +3.14% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT76,842.0+5128.25 ( +7.15% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.08355+0.00568 ( +7.29% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,382.09+102.99 ( +4.52% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT75.731+3.31 ( +4.57% )
tether usd iconontology gas iconONGUSDT0.08575+0.00414 ( +5.07% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT90.98+4.54 ( +5.25% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.04195+0.01124 ( +36.6% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.4003+0.1655 ( +13.4% )
Powered by
powered by triv
News

Milki 116 Ton Emas, Tether Jadi Pemegang Emas Independen Terbesar di Dunia

User
November 27, 2025 | 12:40 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
November 27, 2025 | 12:40 WIB
Milki 116 Ton Emas, Tether Jadi Pemegang Emas Independen Terbesar di Dunia

Tether, penerbit stablecoin USDT, tercatat sebagai pemegang emas independen terbesar di dunia setelah laporan Financial Times (FT) mengungkap bahwa perusahaan tersebut kini memiliki 116 ton emas dalam cadangannya. Jumlah ini menempatkan Tether di atas banyak perusahaan swasta lain yang menyimpan emas sebagai bagian dari strategi lindung nilai dan stabilitas portofolio.

Menurut FT, peningkatan kepemilikan emas ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi Tether untuk memperkuat struktur cadangan USDT di tengah dinamika pasar global. Emas, yang dianggap sebagai aset lindung nilai klasik, diintegrasikan ke dalam komposisi cadangan Tether untuk mengurangi ketergantungan pada instrumen keuangan tradisional dan meningkatkan ketahanan terhadap volatilitas makro.

Kepemilikan emas dalam skala sebesar ini semakin menegaskan posisi Tether sebagai salah satu entitas keuangan paling berpengaruh di dunia aset digital. Selain mengelola stablecoin terbesar secara global, perusahaan kini juga memiliki cadangan emas yang melampaui sejumlah institusi dan perusahaan besar yang secara tradisional menyimpan emas sebagai aset strategis.

Meski demikian, laporan FT juga mencatat bahwa Tether menghadapi sorotan terkait transparansi dan audit cadangan, terutama setelah alokasi besar ke aset berisiko seperti Bitcoin memicu perhatian regulator dan analis pasar. Namun, penambahan emas ini dianggap sebagai langkah untuk memperkuat stabilitas jangka panjang dalam struktur cadangan USDT.

Dengan 116 ton emas di tangan, Tether tidak hanya memimpin pasar stablecoin, tetapi juga menempatkan dirinya di antara pemain besar dalam ekosistem aset lindung nilai global.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Bank Indonesia Tahan BI Rate di Level 5,75%
News - Breaking News
July 22, 2026 | 15:06 WIB