Kenaikan harga sewa GPU menjadi sinyal positif bagi Nvidia (NVDA), karena menunjukkan permintaan komputasi AI masih kuat meski suku bunga tinggi meningkatkan biaya pendanaan perusahaan data center.
Perusahaan seperti CoreWeave, IREN, Nebius dan TeraWulf banyak menggunakan pembiayaan untuk membangun data center dan membeli GPU. Namun, selama harga sewa GPU ikut meningkat, pendapatan yang lebih besar dapat membantu mereka menyerap kenaikan biaya pendanaan dan mempertahankan ekspansi kapasitas.
Nebius, misalnya, akan menaikkan harga sewa sejumlah GPU Nvidia sebesar 17%-21% mulai Oktober, kenaikan kedua hanya dalam tiga bulan. CoreWeave juga melaporkan kontrak baru dengan harga lebih tinggi seiring melonjaknya permintaan komputasi AI.
Bagi saham Nvidia, tren ini dapat memperkuat sentimen bahwa permintaan GPU belum melemah akibat tingginya suku bunga. Jika operator data center tetap mampu menghasilkan pendapatan dari GPU dan terus menambah kapasitas, permintaan chip Nvidia berpotensi tetap kuat. Nvidia sendiri telah meningkatkan komitmen pasokan dan kapasitas dari $119 miliar menjadi $279 miliar untuk memenuhi permintaan ke depan.
Meski demikian, risiko tetap ada. Nvidia mengakui keterbatasan akses modal pelanggan dapat menunda pembangunan data center dan pembelian GPU.
Kini, saham NVIDIA dan ratusan saham US lainnya tersedia di aplikasi TRIV dan bisa diperjual-belikan dalam satuan mata uang rupiah.
Investasi Sekarang.


.png)
