asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
AKIUSDT0.000161-0.000107 ( -39.92% )
BTCUSDT80,508.5+749.73 ( +0.94% )
DEGENUSDT0.0010865+0.000343 ( +46.13% )
ETHUSDT2,256.09-6.02 ( -0.27% )
GATAUSDT0.001146+0.000032 ( +2.87% )
HYPEUSDT45.36+6.28 ( +16.07% )
MOREUSDT0.00008806-0.000033 ( -27.36% )
OSMOUSDT0.0674-0.017 ( -20.14% )
SOLUSDT91.16+0.26 ( +0.29% )
Powered by
News - Regulation

Jaga Daya Saing, Bank of England Siap Longgarkan Aturan Stablecoin

User
May 15, 2026 | 04:00 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 15, 2026 | 04:00 WIB
Jaga Daya Saing, Bank of England Siap Longgarkan Aturan Stablecoin

​Bank of England (BoE) dilaporkan bakal melonggarkan rencana pembatasan ketat terhadap stablecoin setelah mendapatkan tekanan dari pelaku industri. Deputi Gubernur BoE, Sarah Breeden, menyatakan bahwa kerangka kerja awal kemungkinan terlalu konservatif di tengah meningkatnya persaingan regulasi global, terutama dari Amerika Serikat. Langkah ini mencakup peninjauan kembali ambang batas kepemilikan individu yang sebelumnya dibatasi maksimal £20.000 serta persyaratan cadangan modal bagi penerbit stablecoin.

​Secara teknis, BoE tengah mempertimbangkan untuk menurunkan persyaratan cadangan wajib sebesar 40% yang sebelumnya harus ditempatkan di bank sentral tanpa bunga. Pelaku industri berargumen bahwa aturan tersebut sangat membebani operasional dan menghambat skalabilitas stablecoin sebagai infrastruktur pembayaran di market aset yang ditokenisasi. Breeden menegaskan bahwa bank sentral sangat terbuka untuk memikirkan cara lain guna mencapai tujuan stabilitas finansial tanpa harus mematikan inovasi di sektor aset digital.

​Revaluasi kebijakan ini terjadi saat AS terus melaju dengan regulasi aset digital melalui Clarity Act dan GENIUS Act. Gubernur BoE, Andrew Bailey, bahkan sempat memperingatkan adanya potensi persaingan standar internasional antara Inggris dan AS terkait regulasi stablecoin. Pembaruan draf aturan ini diharapkan terbit sebelum akhir Juni, di mana banyak pihak berharap langkah BoE dapat membantu Inggris tetap kompetitif melawan dominasi stablecoin berbasis dolar.

Copiedbagikan