asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT77,712.6+682.49 ( +0.89% )
EDENUSDT0.1197+0.0409 ( +51.9% )
ETHUSDT2,136.13+17.71 ( +0.84% )
FIDAUSDT0.03683+0.01594 ( +76.3% )
HYPEUSDT51.91+3.65 ( +7.56% )
MASUSDT0.00276-0.00081 ( -22.69% )
SOLUSDT86.14+1.6 ( +1.89% )
U2UUSDT0.000516+0.000004 ( +0.78% )
Powered by
News

Negara Teluk Kompak Bantah Klaim Trump Terkait Penundaan Serangan ke Iran

User
May 19, 2026 | 23:28 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
May 19, 2026 | 23:28 WIB
Negara Teluk Kompak Bantah Klaim Trump Terkait Penundaan Serangan ke Iran

​Sejumlah pejabat tinggi dari beberapa negara Teluk secara terbuka membantah klaim sepihak Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenai rencana pembatalan serangan militer ke Iran. Melansir laporan eksklusif dari Wall Street Journal pada Selasa (19/5), para pejabat dari Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak mengetahui adanya rencana serangan mendesak seperti yang digambarkan oleh Trump.

​Sebelumnya, Trump membuat pernyataan kontroversial bahwa dirinya sempat memerintahkan penundaan serangan militer terhadap Iran setelah menerima panggilan telepon langsung dari para pemimpin ketiga negara Teluk tersebut. Menurut klaim Trump, para pemimpin dari Qatar, Arab Saudi, dan UEA mendesaknya untuk menahan diri guna menghindari eskalasi konflik terbuka yang lebih besar di kawasan tersebut.

​Namun, respons kompak dari para pejabat Teluk yang mengaku tidak tahu-menahu mengenai skenario tersebut justru menunjukkan adanya perbedaan informasi yang kontras di lapangan. Bantahan terbuka ini langsung memicu spekulasi baru terkait transparansi komunikasi diplomatik serta akurasi informasi antara pihak Washington dengan para sekutu utamanya di Timur Tengah.

Copiedbagikan