

.png)
.png)

CEO Nvidia, Jensen Huang, mengungkapkan bahwa perusahaannya menjalin kemitraan dengan LG Group untuk mengembangkan teknologi robot humanoid dan infrastruktur pusat data yang mendukung kecerdasan buatan (AI).
Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi Nvidia untuk memperluas penerapan AI ke berbagai sektor industri, termasuk manufaktur, otomasi, dan komputasi skala besar. Robot humanoid dinilai sebagai salah satu area pertumbuhan utama dalam industri teknologi karena berpotensi digunakan untuk berbagai tugas yang sebelumnya dilakukan manusia.
Dalam kerja sama tersebut, Nvidia akan menyediakan teknologi komputasi AI, platform perangkat lunak, serta infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pengembangan robot generasi berikutnya. Sementara itu, LG Group akan memanfaatkan keahlian manufaktur dan ekosistem industrinya untuk mempercepat implementasi teknologi tersebut.
Selain robot humanoid, kedua perusahaan juga akan bekerja sama dalam pembangunan dan pengembangan pusat data AI. Infrastruktur ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya kebutuhan komputasi untuk melatih dan menjalankan model kecerdasan buatan yang semakin kompleks.
Permintaan terhadap pusat data AI terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh pertumbuhan aplikasi AI generatif, otomatisasi industri, serta kebutuhan komputasi dari perusahaan teknologi global. Kondisi tersebut menjadikan Nvidia sebagai salah satu perusahaan yang paling diuntungkan dari gelombang investasi AI global.
Kemitraan dengan LG Group juga memperkuat ekspansi Nvidia di Korea Selatan, salah satu pusat industri teknologi dan semikonduktor terbesar di dunia. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar kini mulai mempersiapkan fondasi untuk era robotika berbasis AI yang diperkirakan akan berkembang pesat dalam dekade mendatang.