

.png)
.png)

Pendiri Eliza Labs, Shaw Walters, menyatakan bahwa token asli proyek Eliza telah "sepenuhnya mati" dan mengonfirmasi penghentian operasional yayasan yang mengelola token tersebut. Keputusan itu diambil setelah penyelesaian gugatan class action yang diajukan oleh Burwick Law.
Sebagai bagian dari penyelesaian sengketa, tim Eliza Labs mengalihkan seluruh sisa dana treasury untuk menyelesaikan klaim terkait dugaan pemasaran yang menyesatkan mengenai dana AI otonom serta isu dilusi token selama proses migrasi dari ai16z ke ElizaOS.
Walters menegaskan bahwa tidak akan ada lagi dukungan terhadap token Eliza. Ia juga memastikan tidak akan dilakukan program buyback maupun penerbitan token baru yang terkait dengan proyek tersebut.
Ke depan, Eliza Labs akan mengalihkan fokus sepenuhnya pada pengembangan agen AI berbasis open source melalui ElizaOS. Walters menyebut dinamika komunitas token yang tidak lagi berkelanjutan menjadi salah satu alasan utama di balik penghentian seluruh inisiatif terkait token.
Stay Updated
Follow Cryptowave di Google News
Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.