


​Algorand Foundation resmi meluncurkan roadmap baru untuk mengubah jaringan mereka menjadi blockchain yang aman dari serangan komputer kuantum (quantum-resistant). Mengutip rilis resmi yang diterbitkan pada Kamis (18/6), pembaruan protokol ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2027 melalui beberapa tahapan yang dimulai sejak tahun ini. Langkah cepat ini diambil untuk memperkuat sistem keamanan sebelum tibanya era "Q-Day", yaitu masa di mana teknologi komputer kuantum generasi baru diperkirakan bisa membobol kode keamanan yang dipakai mayoritas aset kripto saat ini.
​Dalam roadmap tersebut, Algorand bakal mengenalkan model akun baru, wallet kripto multisignature, hingga sistem staking yang lebih aman. Semua komponen utama di dalam jaringan akan dipindahkan ke sistem baru agar tidak lagi bergantung pada model enkripsi lama (ECC) yang dinilai rawan di masa depan. Menariknya, target waktu yang dipasang oleh Algorand ini terhitung tiga tahun lebih cepat daripada target pembaruan sistem keamanan nasional yang dicanangkan oleh Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA).
​Bagi industri kripto, langkah Algorand ini punya dampak besar karena mereka mencuri start dalam menawarkan jaringan yang jauh lebih aman dari kompetitornya. Di saat blockchain lain masih memakai sistem lama, kesiapan Algorand menghadapi teknologi kuantum bisa membuat para pengembang aplikasi dan investor institusi besar lebih percaya untuk menyimpan aset mereka di sana. Bagi pengguna biasa, pembaruan ini memberikan rasa aman jangka panjang karena modal yang mereka simpan terlindungi dari ancaman peretasan komputer masa depan.