

.png)
.png)

Raksasa apparel olahraga Nike dilaporkan telah menjual anak usaha produk NFT nya, RTFKT, pada Desember 2025. Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh media lokal AS, OregonLive, yang menyebutkan bahwa transaksi dilakukan secara tertutup tanpa pengumuman resmi ke publik.
Nike sebelumnya mengakuisisi RTFKT pada 2021 sebagai bagian dari strategi ekspansi ke ranah produk digital, NFT, dan Web3. Namun, RTFKT sempat mengumumkan pada awal 2025 bahwa mereka akan menghentikan seluruh layanan Web3 pada Januari 2025, menandai perubahan arah bisnis setelah hype NFT mereda.
Dalam pernyataan resminya, Nike tidak mengungkapkan identitas pembeli maupun nilai transaksi penjualan RTFKT. Perusahaan juga tidak memberikan penjelasan rinci terkait alasan pelepasan unit tersebut, selain penyesuaian fokus bisnis di tengah perubahan dinamika pasar.
Langkah ini terjadi di tengah tekanan kinerja pada lini bisnis Nike lainnya. Brand Converse yang berada di bawah naungan Nike dilaporkan mencatat penurunan penjualan kuartalan sekitar 30 persen pada Desember 2025. Penurunan tersebut mencerminkan tantangan yang dihadapi Nike dalam mempertahankan pertumbuhan di tengah pelemahan permintaan konsumen dan perubahan tren global.
Penjualan RTFKT menandai berakhirnya salah satu upaya paling ambisius Nike dalam mengintegrasikan Web3 dan aset digital ke dalam strategi bisnis intinya. Perkembangan ini juga mencerminkan sikap lebih hati hati perusahaan besar terhadap sektor Web3, seiring fokus yang bergeser kembali ke lini usaha dengan kontribusi pendapatan yang lebih stabil.