Pemerintah Tiongkok resmi menetapkan target tahun 2030 untuk menyelesaikan pembangunan jaringan blockchain nasional berskala besar. Langkah ini tertuang dalam Rencana Informatisasi Nasional ke-15 yang dirilis oleh Badan Siber Tiongkok pada Jumat (23/10) untuk memperkuat infrastruktur teknologi, identitas digital terdistribusi, serta keamanan data secara terintegrasi.
​Dokumen kebijakan tersebut mengarahkan pembentukan jaringan tulang punggung nasional yang terhubung langsung dengan hub regional di berbagai wilayah ekonomi utama, seperti Beijing, Yangtze River Delta, hingga Greater Bay Area. Penguatan teknologi blockchain ini difokuskan untuk mendukung sektor logistik, perdagangan luar negeri, perpajakan, layanan pemerintah, hingga pengembangan digital yuan dan sistem pembayaran tanpa menyentuh perdagangan token atau kripto privat.
​Selain infrastruktur blockchain, rencana strategis ini menargetkan kontribusi industri ekonomi digital inti dapat mencapai 12,5% dari total PDB Tiongkok pada 2030. Pemerintah juga mendorong standardisasi teknologi domestik ke tingkat internasional serta kesiapan adopsi jaringan 6G untuk memperkuat posisi Tiongkok dalam kompetisi teknologi global.



