

.png)
.png)

Platform decentralized finance Drift Protocol mengonfirmasi bahwa eksploitasi senilai sekitar $280 juta terjadi melalui kombinasi teknik pre signed durable nonce transactions dan serangan social engineering.
Dalam penjelasannya, tim Drift menyebut bahwa pelaku memanfaatkan celah pada mekanisme transaksi yang telah ditandatangani sebelumnya, serta melakukan manipulasi sosial untuk memperoleh akses yang dibutuhkan.
Sebagai langkah darurat, seluruh fungsi protokol saat ini telah dibekukan guna mencegah potensi kerugian lebih lanjut. Tim juga menyatakan tengah bekerja sama dengan perusahaan keamanan siber dan aparat penegak hukum untuk melacak serta berupaya memulihkan dana yang dicuri.
Eksploitasi ini menjadi salah satu insiden besar di sektor DeFi, yang kembali menyoroti risiko keamanan dalam pengelolaan aset digital berbasis smart contract.
Teknik social engineering yang digunakan dalam serangan ini menunjukkan bahwa ancaman tidak hanya berasal dari kerentanan teknis, tetapi juga dari manipulasi terhadap individu atau sistem operasional.
Dengan pembekuan sistem, pengguna saat ini belum dapat mengakses fungsi utama protokol hingga proses investigasi dan pemulihan selesai dilakukan.