

.png)
.png)

Aishwary Gupta, Global Head of Payments and RWA di Polygon, mengatakan bahwa industri stablecoin sedang memasuki fase percepatan besar yang ia sebut sebagai “super cycle”. Dalam lima tahun ke depan, Gupta memperkirakan akan ada lebih dari 100.000 penerbit stablecoin dari berbagai sektor, mulai dari institusi keuangan, korporasi, hingga entitas pasar berkembang.
Gupta menjelaskan bahwa dinamika baru ini akan memaksa perbankan tradisional untuk merestrukturisasi model manajemen modal, terutama agar tetap kompetitif dalam mempertahankan likuiditas. Menurutnya, bank pada akhirnya harus mulai menerbitkan deposit tokens, yakni bentuk digital dari dana nasabah yang dipatok 1:1 dan dapat beroperasi dalam jaringan blockchain, demi bersaing dengan stablecoin privat.
Dalam pandangannya, sistem pembayaran masa depan akan jauh lebih terfragmentasi namun tetap saling terhubung. Ia menyebut akan muncul lapisan penyelesaian netral (neutral settlement layers) yang memungkinkan konversi instan antar stablecoin dari berbagai penerbit tanpa friksi, menciptakan interoperabilitas penuh di ekosistem pembayaran global.
Pernyataan Gupta mencerminkan tren yang semakin jelas bahwa stablecoin bukan hanya instrumen kripto, tetapi perlahan berkembang menjadi infrastruktur inti bagi perbankan dan sistem pembayaran generasi berikutnya.