


Pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio, kembali menyampaikan peringatan serius mengenai kondisi ekonomi global. Berbicara di sela-sela World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Dalio menyebut bahwa tatanan moneter dunia saat ini sedang mengalami keretakan struktural, di mana kepercayaan terhadap uang fiat dan surat utang negara sebagai store of value makin terkikis.
​Dalam wawancaranya dengan CNBC pada Selasa (21/1), Dalio menunjuk perilaku bank sentral sebagai indikator utama. Menurutnya, bank sentral di seluruh dunia kini mulai mengurangi kepemilikan utang dan beralih memborong emas secara masif.
"Pasar yang bergerak paling signifikan tahun lalu sebenarnya adalah emas, jauh melampaui sektor teknologi," ujarnya.
Ia menilai banyak investor yang terlena oleh kilau pasar saham hingga luput menyadari pergeseran arus modal besar-besaran di level fundamental ini. Dalio memperingatkan bahwa ketidakseimbangan neraca perdagangan dan defisit yang membengkak berpotensi memicu perang modal. Dalam skenario ini, negara-negara kreditur akan semakin enggan memegang surat utang negara lain terutama Amerika Serikat.