​Wallet kripto self-custodial terbesar di ekosistem The Open Network (TON), Tonkeeper, resmi melakukan rebranding dengan mengubah namanya menjadi Keeper, Selasa (15/9). Transformasi identitas ini dibarengi dengan ekspansi layanan ke berbagai jaringan blockchain seperti Bitcoin, Ethereum, BNB Smart Chain, Base, Arbitrum, hingga TRON. Langkah ini menandai pergeseran fokus dari aplikasi khusus ekosistem TON menjadi wallet terpadu multi-chain, terlebih setelah Telegram kini memiliki fitur wallet bawaannya sendiri di dalam aplikasi.
​CEO The Open Platform (TOP) Andrew Rogozov menjelaskan bahwa reposisi merek ini bertujuan menyederhanakan aktivitas pengguna yang kian terhubung ke banyak blockchain sekaligus. Melalui integrasi dalam satu aplikasi, pengguna tidak perlu lagi repot mengelola banyak wallet terpisah maupun menyiapkan saldo token gas asli di tiap jaringan. Kemudahan ini didukung oleh fitur Battery, sebuah infrastruktur transaksi bebas biaya gas (gasless) yang memungkinkan pembayaran ongkos jaringan secara lebih fleksibel tanpa harus memegang aset kripto lokal masing-masing rantai.
​Ke depan, Keeper telah menyiapkan roadmap jangka panjang yang mencakup peluncuran integrasi DeFi lokal, fitur belanja harian, program loyalitas pengguna, hingga pertukaran aset lintas rantai (cross-chain swap). Ekspansi fitur finansial ini dirancang untuk mengubah peran Keeper dari sekadar tempat penyimpanan aset menjadi pusat pengelolaan keuangan terpadu, di mana pengguna dapat menyimpan, memperdagangkan, dan membelanjakan portofolio mereka di berbagai jaringan secara mandiri dan terpusat.



