


​Exchange kripto legendaris yang telah bangkrut, Mt. Gox, kembali membuat pergerakan di jaringan blockchain untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir. Menurut pantauan firma analitik on-chain Arkham Intelligence pada 23 Maret, wallet milik Mt. Gox terpantau memindahkan Bitcoin senilai sekitar $500. Meski jumlahnya terbilang sangat kecil, pergerakan "pemanasan" ini langsung memicu spekulasi luas di tengah market kripto.
​Saat ini, Mt. Gox dilaporkan memiliki BTC senilai kurang lebih $2 miliar. Aset bernilai jumbo ini merupakan dana milik mantan pengguna exchange tersebut yang wajib didistribusikan kembali kepada para kreditor. Menariknya, Arkham mencatat bahwa sisa Bitcoin yang dipegang oleh Mt. Gox saat ini telah mengantongi unrealized gains hingga lebih dari $10 miliar jika dihitung sejak exchange tersebut runtuh bertahun-tahun silam.
​Kembalinya aktivitas wallet Mt. Gox ini menjadi sorotan tajam karena batas waktu pengajuan klaim kreditor yang semakin dekat, yakni pada 31 Desember 2026 mendatang. Pelaku market kini kembali standby dan waspada, menantikan apakah sisa Bitcoin senilai miliaran dolar tersebut akan segera didistribusikan secara masif, yang tentunya berpotensi membawa selling pressure signifikan bagi pergerakan harga Bitcoin ke depannya.