asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
Dark Mode
BTCUSDT66,767.1+2956.96 ( +4.63% )
ETHUSDT1,828.36+166.4 ( +10.01% )
HUSDT0.33-0.16609 ( -33.48% )
HMSTRUSDT0.0001597-0.000011 ( -6.44% )
HYPEUSDT68.0+7.6 ( +12.59% )
SOLUSDT75.3+7.89 ( +11.7% )
TRXUSDT0.3199+0.001 ( +0.31% )
XRPUSDT1.282+0.1494 ( +13.19% )
Powered by
News - Regulation

Regulasi MiCA Berlaku, Jutaan Investor Kripto Eropa Terancam Kehilangan Akses Platform Kripto

User
June 15, 2026 | 08:24 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
June 15, 2026 | 08:24 WIB
Regulasi MiCA Berlaku, Jutaan Investor Kripto Eropa Terancam Kehilangan Akses Platform Kripto

Jutaan investor kripto di Uni Eropa kini menghadapi ancaman kehilangan akses ke berbagai platform wallet dan exchange langganan mereka per 1 Juli 2026. Masalah ini muncul karena masa tenggang (grace period) aturan Markets in Crypto-Assets (MiCA) akan resmi berakhir dalam hitungan hari. Sekitar 75% dari perusahaan kripto yang terdaftar di Eropa diprediksi bakal kehilangan hak operasional mereka karena gagal mengantongi lisensi resmi MiCA tepat waktu, sehingga terpaksa memutus layanan bagi para investor di wilayah tersebut.

​Hingga Mei 2026, tercatat baru ada 194 perusahaan dan institusi perbankan yang berhasil lolos sertifikasi MiCA dari total lebih dari 3.000 korporasi kripto yang sempat aktif. Investor yang asetnya masih tertinggal di platform non-resmi yang belum berlisensi dipastikan tidak akan bisa melakukan deposit lagi. Mereka harus segera melakukan withdrawal ke wallet mandiri atau bursa yang sudah legal agar dana tidak tertahan. Tekanan paling berat dirasakan oleh para trader di Prancis, setelah regulator setempat (AMF) mengambil langkah untuk memblokir situs web dan aplikasi dari penyedia layanan yang tidak patuh hukum.

​Bagi komunitas kripto, pengetatan aturan ini dinilai memangkas banyak pilihan platform dan memicu pemindahan aset secara massal. Pola pembatasan akses ini serupa dengan yang menimpa sektor stablecoin beberapa waktu lalu, di mana bursa besar terpaksa menghapus Tether (USDT) dari market Eropa karena tidak memenuhi standar MiCA, lalu menggantinya dengan USD Coin (USDC). Namun, di balik intervensi pemerintah ini, terdapat potensi sentimen bullish jangka panjang karena pengetatan izin tersebut akan mendorong adopsi ke sektor DeFi dan wallet non-kustodial, sebuah momentum yang mengembalikan arah market pada spirit asli kripto untuk bebas dari kontrol otoritas negara

Copiedbagikan