Momentum penguatan Bitcoin terus berlanjut kencang hingga membawanya melaju naik dan menyentuh kisaran level $81.000 pada Kamis (3/9) malam. Kenaikan lanjutan ini memperpanjang tren apresiasi harga setelah sebelumnya pasar merespons positif sikap dovish pejabat bank sentral AS serta likuidasi posisi jual di pasar derivatif. Kendati grafik harga memperlihatkan laju penguatan yang agresif, struktur di balik kenaikan ini mulai memunculkan kehati-hatian karena belum diimbangi oleh lonjakan permintaan beli organik di pasar spot.
Berdasarkan laporan analitik onchain terbaru dari CryptoQuant, pergerakan hingga area $81.000 tersebut lebih banyak didorong oleh aksi short covering, bukan akibat masuknya akumulasi posisi beli (long) baru. Indikator permintaan pasar spot justru kembali terkontraksi dengan Coinbase Premium yang berbalik negatif ke level -0,05, menyusul aksi profit taking oleh para investor yang telah membukukan laba bersih hingga 110.000 BTC sejak pertengahan Agustus. CryptoQuant menyebut secara teknikal pergerakan BTC masih tertahan di bawah garis Moving Average (MA) 365-hari di $82.300, serta menegaskan reli ini baru resmi mengonfirmasi fase bull market jika harga mampu menembus level $83.000.



