asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconaster iconASTERUSDT0.724-0.036 ( -4.74% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT85,852.0+1681.72 ( +2.0% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,738.2+32.52 ( +1.2% )
tether usd icongravity iconGUSDT0.00623-0.00016 ( -2.5% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT94.928-0.84 ( -0.88% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000496+0.00000077 ( +18.38% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT116.97+1.67 ( +1.45% )
tether usd iconsui iconSUIUSDT1.0157+0.0097 ( +0.96% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.536+0.061 ( +4.14% )
Powered by
powered by triv
News

Ripple Tegaskan Tak Ada Rencana IPO Dalam Waktu Dekat

User
November 8, 2025 | 09:58 WIB
User
UpdatedBenny Hawe
November 8, 2025 | 09:58 WIB
Ripple Tegaskan Tak Ada Rencana IPO Dalam Waktu Dekat

Presiden Ripple, Monica Long, menegaskan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana atau jadwal untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) dalam waktu dekat. Pernyataan itu ia sampaikan dalam ajang Ripple Swell Conference yang digelar di New York minggu ini, di tengah spekulasi pasar terkait kemungkinan Ripple mengikuti jejak sejumlah perusahaan kripto lain yang telah melantai di bursa.

“Kami tidak memiliki rencana atau timeline untuk IPO,” ujar Long, menekankan bahwa fokus utama Ripple saat ini adalah mengembangkan bisnis dan memperluas jangkauan global alih-alih berfokus pada pasar publik.

Pernyataan tersebut datang hanya beberapa minggu setelah Ripple menyelesaikan pendanaan senilai US$500 juta, yang meningkatkan valuasi perusahaan menjadi sekitar US$40 miliar. Pendanaan besar ini dinilai cukup memperkuat posisi keuangan Ripple, sehingga perusahaan tidak membutuhkan pembiayaan tambahan melalui pasar saham dalam waktu dekat.

Ripple saat ini tengah memperluas ekspansinya di sektor pembayaran lintas batas (cross-border payments) dan solusi berbasis blockchain bagi lembaga keuangan global, dengan token XRP tetap menjadi bagian penting dari ekosistem produknya.

Langkah Ripple untuk menunda IPO dinilai strategis, mengingat volatilitas pasar kripto yang masih tinggi dan ketidakpastian regulasi di berbagai negara. Beberapa analis menilai bahwa keputusan ini memberi Ripple ruang lebih luas untuk fokus pada penguatan infrastruktur bisnis dan kemitraan institusional sebelum membuka diri ke publik.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read

Data CPI Bulan Agustus Rilis, Inflasi AS Tetap di 3,4%
News - Breaking News
September 11, 2026 | 19:34 WIB