asset coin leftasset coin right
📩 Stay Ahead in Crypto!🔥
Get expert insights & alerts straight to your inbox — join our newsletter now!
tether usd iconfusionist iconACEUSDT0.242+0.0102 ( +4.4% )
tether usd iconbitcoin iconBTCUSDT77,320.1-404.95 ( -0.52% )
tether usd icondoge coin iconDOGEUSDT0.09204+0.00878 ( +10.55% )
tether usd iconethereum iconETHUSDT2,427.33+33.37 ( +1.39% )
tether usd iconhyperliquid iconHYPEUSDT77.879+4.23 ( +5.75% )
tether usd iconpepe iconPEPEUSDT0.00000414+0.00000069 ( +20.0% )
tether usd iconsolana iconSOLUSDT94.3+2.99 ( +3.28% )
tether usd icontutorial iconTUTUSDT0.03958+0.00674 ( +20.52% )
tether usd iconripple iconXRPUSDT1.5254+0.1573 ( +11.5% )
Powered by
powered by triv
News

RUU Bitcoin for America: Warga AS Bisa Bayar Pajak Pakai BTC

User
November 23, 2025 | 14:34 WIB
User
UpdatedDwi Cahyo
November 28, 2025 | 21:22 WIB
RUU Bitcoin for America: Warga AS Bisa Bayar Pajak Pakai BTC

Anggota Kongres Amerika Serikat, Warren Davidson (R-OH), secara resmi memperkenalkan rancangan undang-undang (RUU) baru bertajuk "Bitcoin for America Act". Diumumkan melalui rilis pers di situs resminya, usulan legislasi ini bertujuan untuk mengizinkan warga negara AS membayar kewajiban pajak federal mereka menggunakan Bitcoin.

Poin paling krusial dari RUU ini adalah mekanisme pengelolaan dananya. Davidson mengusulkan agar seluruh pembayaran pajak yang diterima dalam bentuk Bitcoin tidak dikonversi ke mata uang fiat, melainkan langsung dialokasikan ke dalam Strategic Bitcoin Reserve (Cadangan Bitcoin Strategis) milik Amerika Serikat. Langkah ini dirancang untuk memperkuat ketahanan finansial nasional jangka panjang dan menempatkan AS di garda terdepan kepemimpinan aset digital global.

"RUU ini akan memberikan rakyat Amerika lebih banyak pilihan dalam membayar pajak sekaligus memberikan fondasi keuangan yang lebih kuat bagi pemerintah kita," ujar Davidson. Ia menekankan bahwa Bitcoin adalah aset yang nilainya cenderung terapresiasi seiring waktu, kontras dengan dolar AS yang nilainya terus tergerus oleh tekanan inflasi.

Dalam proposalnya, Davidson juga menyoroti urgensi geopolitik. Ia menyebut bahwa negara kompetitor seperti China dan Rusia telah bergerak mengakumulasi Bitcoin, sehingga kebijakan ini penting agar AS tidak tertinggal. Selain melindungi neraca negara dari erosi dolar dan mengurangi ketergantungan pada utang, sistem ini juga dinilai dapat memperluas akses keuangan bagi masyarakat yang tidak terjangkau bank (unbanked) berkat sifat Bitcoin yang permissionless.

Setelah resmi diperkenalkan, RUU ini selanjutnya akan diarahkan ke komite terkait di DPR untuk proses peninjauan dan perdebatan awal. Agar dapat disahkan menjadi undang-undang yang mengikat, proposal ini harus berhasil melewati pemungutan suara mayoritas di Majelis Rendah (House) dan Senat, sebelum akhirnya ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat. Proses ini akan menjadi ujian riil bagi dukungan politik terhadap adopsi Bitcoin di tingkat federal.

 

Stay Updated

Follow Cryptowave di Google News

Dapatkan berita kripto, blockchain, dan WEB3 terbaru setiap hari langsung dari Google News Cryptowave.

Follow Sekarang
Copiedbagikan

Most Read